eRepublikNews - eRepublik International News

Latest News

Hari ke 90

Fight spam di eUSA dan masalah besar di sana, dan berita-berita lainnya dari Thailand, Australia, dan lain-lain.
Fight Spam di eUSA
Di beritakan para rakyat eUSA sedang memerangi spam yang sepertinya mulai mengganggu kenyamanan dalam negeri mereka. Sepertinya negara kecil seperti eUSA dengan oplah berita yang minim cukup membuat spam yang di lakukan oleh rakyatnya mengguncang stabilitas negara.
Untuk berita lebih detail: USA Fight Spam

Editor: Dengan adanya kasus seperti ini, dan mengingat akan adanya war di masa yang akan datang, apakah kita bisa melakukan spionase di negara lain dan melakukan spam untuk mengguncang stabilitas negara?
Apakah ada forum khusus untuk EI untuk berbicara khusus mengenai EI selain lewat koran?

Masalah Besar eUSA
Berdasarkan opini publik dari eUSA, mereka mengakui jumlah penduduk mereka yang sedikit dan tidak terlalu aktif. Dengan kondisi seperti itu, alih-alih berusaha untuk memperbaiki, mereka hanya bisa mengomentari negara swedia dan pakistan yang memiliki jumlah rakyat banyak dan saling mengkritik satu dan yang lain daripada berusaha untuk bisa berubah seperti negara yang mereka komentari. Apakah eUSA akan terus terpuruk?
link: [a url=www.erepublik.com/article-84311.html]America's Biggest Problem[/a]

Australia
Negara ini dengan jumlah penduduk yang sedikit(108) berusaha untuk bisa memperbaiki keadaan negaranya. Lain sengan eUSA yang berusaha untuk mencari akar masalah, Australia berusaha untuk memperbaiki keadaan dalam negerinya dengan membuat beberapa program ambisius yang tentunya tetap hanya di support oleh 108 rakyatnya (lol)
Program terakhir yang mereka jalankan adalah penurunan pajak, dan yang ternyata tidak berhasil mendongkrak ekonomi mereka, program terakhir yang akan mereka coba jalankan adalah subsidi kesehatan. Kita lihat seberapa jauh subsidi ini bisa berjalan?

Thailand
Negara tetangga kita juga mengalami hal yang sama dengan kependudukan, dengan program "Selamat Datang Perempuan" dengan bonus yang di tawarkan, sepertinya mereka tetap kesulitan untuk bisa menambah jumlah rakyatnya. Dengan jumlah penduduk hanya 17 orang tentu saja mereka terus dan terus mengalami kekurangan tenaga kerja.
Tapi apa pun yang terjadi, sepertinya pemilihan gubernur dan president terus di lakukan dengan antusias... oleh 17 orang (wakakakakak)

Israel
Negara zionis ini memiliki permasalahan yang serius, dengan president baru mereka, mereka di hadapkan pada kenyataan bahwa rakyat mereka mati satu demi satu setiap hari.
Apakah EI akan mengalami hal yang sama? bagaimana mencegah hal ini terjadi pada EI?

Sekian berita kali ini, geblek teh euy ternyata lama juga bikin ginian lol

Copyright© 2008 - 2011 by eRNews - eRepublik International News

Top Desktop version